BANJARMASIN - Masyarakat Kota Banjarmasin kini tak perlu
lagi keluar Kota Banjarmasin untuk mencari lokasi destinasi wisata yang cocok
untuk keluarga.
Sebab, Hari Minggu (30/08), Wali Kota Banjarmasin, H. M.
Yamin HR, secara resmi membuka operasional Kebun Binatang Mini (KBM), Jahri
Saleh, yang terletak di kawasan Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah,
Kecamatan Banjarmasin Utara.
Pengembangan KBM yang juga berfungsi sebagai taman edukasi
satwa ini, merupakan langkah strategis untuk mengubah wajah KBM Jahri Saleh
menjadi ruang publik yang lebih fungsional, nyaman, ramah dan edukatif bagi
pertumbuhan anak-anak.
H. M Yamin HR mengatakan, dihadirkannya KBM merupakan
jawaban atas kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka yang ramah anak, aman dan
terjangkau di tengah keterbatasan lahan kota.
Dari data terhimpun, beberapa perubahan yang terjadi di
Kebun Binatang Mini, Jahri Saleh diantaranya, adanya fasilitas baru seperti
area bermain anak, wahana air, mandi bola, kolam renang anak, gazebo, musala,
kantin, serta stan UMKM. Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat koleksi
satwa seperti monyet ekor panjang, kelinci, burung parkit, kuda, kura-kura, dan
aneka unggas. Untuk menunjang perawatan dan penambahan fasiltas lain di KMB,
sekaligus menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi Kota
Banjarmasin, maka tarif masuk kawasan tetap berlaku terjangkau, yaitu Rp5.000
untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Selain meresmikan KBM, menjelang harijadi Kota Banjarmasin
ke 500 tahun yang jatuh pada tanggal 24 September 2026 nanti, saat itu beberapa
Inovasi Pelayanan Publik (IPP) juga diluncurkan orang nomor satu di kota
berjuluk seribu sungai ini, yakni empat program strategis digitalisasi daerah
Kota Banjarmasin seperti, Sistem Informasi Laporan Pendapatan Terpadu
(SILAPAT), SP2D Online, QRIS Championship, serta Kartu E-Money Edisi Khusus 500
Tahun Kota Banjarmasin.
Dalam arahannya, Wali Kota Yamin menyampaikan apresiasi
kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam mendorong
percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. “Melalui penguatan
digitalisasi, saya berharap pelayanan publik bisa menjadi lebih mudah, cepat,
transparan, efektif, dan terintegrasi,” ujarnya.
Intinya, lanjut Pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini lagi,
sinergi dan kolaborasi antarpihak menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem
digital yang semakin kuat di Kota Banjarmasin.(prokom_bjm/mr-55)
Posting Komentar